Selasa, 29 Juli 2008

Kang Aom Kusman bernostalgia





Kang Aom Kusman! hampir seluruh masyarakat terutama di Jawa Barat ini pasti mengenal nama tersebut. Kang Aom Kusman seorang celebrity yang dulu sering muncul dengan group De Kabayan bersama kang Ibing dan sekarang pun masih sering terlihat di berbagai acara TV termasuk Sinetron. Ternyata kang Aom Kusman ini adalah Alumni TK, SD & SMP Daya Susila angkatan tahun 60 an. Pada Tgl 27 Juli 2008 lalu kang Aom bersama crew Trans TV tiba-tiba muncul di sekolah untuk keperluan shooting acara "Balada Sang Bintang" di Trans TV yang akan ditayangkan minggu ke 3 bulan Agustus 2008. jadilah pada hari itu kang Aom masuk kelas mengajar menyanyi anak SD & SMP sembari "ngaheureuyan barudak". Secara tak terduga... kang Aom juga bertemu dengan mantan gurunya ...Ibu Masriah yang hingga kini masih mengajar Bahasa Indonesia di SD Daya Susila. Sungguh heboh plus mengharukan saat kang Aom melepas kangen dengan mantan gurunya itu sekaligus mohon maaf atas segala kenakalan dan kejailannya saat dia masih siswa SD & SMP dulu. Memang.... sifat jail dan nakal kang Aom ternyata masih tampak hingga kini...... ya.

Native Speaker dari USA di Th. Ajaran 2008/2009





Di tahun Ajaran 2008/2009 ini, pembelajaran practise english untuk siswa/i kelas VII, VIII & IX SMP Daya Susila dibimbing oleh Mr. Jonathan, seorang Native Speaker dari USA.

Jumat, 06 Juni 2008

Membuat Sabun Cream/Colek










Siswa/i kelas VIII tampak heboh, sibuk.... campur bahan ini dan yang itu ...lalu aduk yang kuat, dan campurkan lagi bahan yang lainnya...... aduk teruuusss biar merata!.
Apa gerangan yang mereka lakukan?
Ternyata mereka sedang bereksperimen membuat sabun cream/colek. "Ha...duh berat juga ngaduknya ya, tapi ga apa-apa lah kan sabunnya jadi juga, kayaknya kita bisa wiraswasta nih ya!" Itu celotehan mereka sambil bekerja.

Kamis, 10 April 2008

Menebar Kasih Di Panti Werda "Jiwa Baru"




























“ Food Not Bomb”

Acara Food Not Bomb jilid 3 kali ini (31 Maret 2008), siswa/i SMP Daya Susila memilih tema: Menebar kasih di Panti Werda Jiwa Baru, setelah dua jilid sebelumnya bertemakan “makanan Gratis”.

Mereka berbagi kasih dengan memberikan perhatian pada para Manula ( Manusia Lanjut Usia) di Panti Werda Jiwa Baru tersebut.

Pada foto tampak kegembiraan di wajah nenek dan kakek menyambut perhatian yang diberikan, mereka mempertunjukan “kebolehannya” menyanyi, menari juga tampak seorang kakek tampil membaca sebuah puisi.

Kedatangan siswa/i SMP Daya Susila itu pun disambut Ibu Kepala Panti dan jajaran pengurusnya, sedangkan dari SMP daya Susila, tampak Ibu Sumarni dan Pak Haerudin sebagai Pembina OSIS juga menyertai siswa/inya.

Sungguh sebuah hari yang indah dan berkesan bagi para manula itu, setelah sekian lama mereka hanya menyanyikan lagu “Menghitung Hari”, menjalani hari-hari sepi di panti jauh dari sanak dan keluarga.